"manjadda wajada" IELTS part #3
Assalamu alaikum netizen. "jangan jadikan waktu sebagai batasan kamu untuk menuntut ilmu. Tidak ada kata tua dan terlambat untuk menuntut ilmu. Hanya umurlah yang membatasi kita. Pria tangguh ditengah kami adalah uncle zubir dia sedang belajar IELTS sama seperti kami. So tua atau mudah tergantung kamu. Hari ini adalah minggu ke 3 saya di English Studio dan aku mau berbagi beberapa hal yang saya telah saya dapatkan disini ke netizen and also for reminding for me.
Belajar IELTS kini lebih menarik buat saya. karena IELTS tidak hanya meningkatkan kemampuan kita dalam berbahasa inggris tapi ternyata dia mengasah kemampuan kita diberbagai hal, seperti confidence, mengembangkan ide, sensitifitas dalam membaca dan masih banyak lagi.
LISTENING
Part ini adalah hal yang paling sulit buat saya karena saya mendengarkan sesuatu yang tidak biasa buat saya. Diperiode pertama saya sangat susah berdapatasi bahkan untuk menjawab pertanyaan saja saya hanya menggunakan insting saya (hahah) tapi, seiring berjalannya waktu Alhamdulilah sudah ada perkembanganlah. Nilai exam periode pertama sudah mencapai 14 benar dari 24 soal. Sebelumnya pengetahuan saya tentang listening IELTS hanya mengidentifikasi kira-kira jawaban yang dibutuhkan seperti apa contohnya dia butuh Noun kah? Subjek? Adverb? atau Adjective? ya itu akan sedikit membantu. tapi selain kita harus mengidentifikasi dan mendengarkan dengan baik. Ternyata kita harus lebih memahami konteksnya atau percakapannya. Manfaat memahami konteks itu sangatlah penting karena di IELTS kebanyakan PARAPHARASE dan hal itulah yang membuat kita terjebak dan salah.
berbicara tentang tips untuk listening.
1. cobalah mengidentifikasi sebelum mendengar speaker
2. memahami apa isi konteksnya
3. pada soal timetable. cobalah menulis keyword yang dapat kamu dengarkan agar dapat membantu memahami kontek lebih dalam.
4. baca bismillah
READING
Kabar buruknya nilai exam saya untuk reading sangatlah kacau mungkin karena kemarin saya terlalu percaya diri pada saat menjawab heheh. Saya sudah mengidentifikasi apa yang dibutuhkan dijawabannya tapi saya tidak memahami secara utuh kontek bacaannya jadi terperangkap di paraphase. Tapi perkembangan dari hari kehari sudah lumayan.
kemarin saya sudah menjelaskan skiming dan scaning. tapi ternyata hasil exam saya masih jelek, Offcourse ada yang salah dari cara menjawab saya. dan saya terus mencari hal yang kurang tersebut. Mungkin pemahaman kontekslah yang menjadi masalahnya. Alhamdulilah saya sudah mengetahui obatnya dan mempraktekannya setiap hari
1. Mengidentifikasi soalnya dan mencari key word yang ada di soal.
2. Mencari key word dari soal di bacaannya dengan menggunakan tehnik skiming dan scaning.
3. Mencoba membaca dengan pelan pada saat menemukan keyword dan memahami bacannya.
4. Coba cek kembali soal dan jawaban yang kamu temukan di bacaannya.
5. Hati-hati dengan paraphrase dan similirity.
Sekian tentang reading dan listeningnya pada blog part #3 ini. Minggu depan saya akan menceritakan hal yang sangat menarik tentang materi speaking dengan tentor yang sangat hebat. Dia sudah pernah real test IELTS dan coba tebak band untuk speakingnya berapa? dia dapat band 8 untuk speaking netizen. Keren kan so just wait me on next week Insya Allah.
terima kasih kepada Mr edi, Mrs siska dan spesial teman-teman A2 dan member ES
Teruslah berjuang dan kumpulkan cerita perjuanganmu kapten, karena banyak yang harus kamu ceritakan dimasa depan.
Belajar IELTS kini lebih menarik buat saya. karena IELTS tidak hanya meningkatkan kemampuan kita dalam berbahasa inggris tapi ternyata dia mengasah kemampuan kita diberbagai hal, seperti confidence, mengembangkan ide, sensitifitas dalam membaca dan masih banyak lagi.
LISTENING
Part ini adalah hal yang paling sulit buat saya karena saya mendengarkan sesuatu yang tidak biasa buat saya. Diperiode pertama saya sangat susah berdapatasi bahkan untuk menjawab pertanyaan saja saya hanya menggunakan insting saya (hahah) tapi, seiring berjalannya waktu Alhamdulilah sudah ada perkembanganlah. Nilai exam periode pertama sudah mencapai 14 benar dari 24 soal. Sebelumnya pengetahuan saya tentang listening IELTS hanya mengidentifikasi kira-kira jawaban yang dibutuhkan seperti apa contohnya dia butuh Noun kah? Subjek? Adverb? atau Adjective? ya itu akan sedikit membantu. tapi selain kita harus mengidentifikasi dan mendengarkan dengan baik. Ternyata kita harus lebih memahami konteksnya atau percakapannya. Manfaat memahami konteks itu sangatlah penting karena di IELTS kebanyakan PARAPHARASE dan hal itulah yang membuat kita terjebak dan salah.
berbicara tentang tips untuk listening.
1. cobalah mengidentifikasi sebelum mendengar speaker
2. memahami apa isi konteksnya
3. pada soal timetable. cobalah menulis keyword yang dapat kamu dengarkan agar dapat membantu memahami kontek lebih dalam.
4. baca bismillah
READING
Kabar buruknya nilai exam saya untuk reading sangatlah kacau mungkin karena kemarin saya terlalu percaya diri pada saat menjawab heheh. Saya sudah mengidentifikasi apa yang dibutuhkan dijawabannya tapi saya tidak memahami secara utuh kontek bacaannya jadi terperangkap di paraphase. Tapi perkembangan dari hari kehari sudah lumayan.
kemarin saya sudah menjelaskan skiming dan scaning. tapi ternyata hasil exam saya masih jelek, Offcourse ada yang salah dari cara menjawab saya. dan saya terus mencari hal yang kurang tersebut. Mungkin pemahaman kontekslah yang menjadi masalahnya. Alhamdulilah saya sudah mengetahui obatnya dan mempraktekannya setiap hari
1. Mengidentifikasi soalnya dan mencari key word yang ada di soal.
2. Mencari key word dari soal di bacaannya dengan menggunakan tehnik skiming dan scaning.
3. Mencoba membaca dengan pelan pada saat menemukan keyword dan memahami bacannya.
4. Coba cek kembali soal dan jawaban yang kamu temukan di bacaannya.
5. Hati-hati dengan paraphrase dan similirity.
Sekian tentang reading dan listeningnya pada blog part #3 ini. Minggu depan saya akan menceritakan hal yang sangat menarik tentang materi speaking dengan tentor yang sangat hebat. Dia sudah pernah real test IELTS dan coba tebak band untuk speakingnya berapa? dia dapat band 8 untuk speaking netizen. Keren kan so just wait me on next week Insya Allah.
terima kasih kepada Mr edi, Mrs siska dan spesial teman-teman A2 dan member ES
Teruslah berjuang dan kumpulkan cerita perjuanganmu kapten, karena banyak yang harus kamu ceritakan dimasa depan.
#englishstudio
#englishstudioindonesia
#englishstudiopare
#englishstudiopare
#ieltspare
#ieltsenglishstudio
#beasiswaieltspare
#beasiswaieltspare
#kampunginggrispare
#kampunginggris
#kampunginggris
#ieltskampunginggris

Komentar
Posting Komentar